Refleksi Setahun Lebih Usia Blog Ini

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ketika pertama kali secara iseng kami membuat blog ini (10 Oktober 2009), sungguh tidak terbayang sama sekali kalau blog ini mendapat simpati yang luar biasa dari para penggemar musik berirama padang pasir atau dikenal juga dengan gambus (terakhir juga disebut dengan Qasidah). Setelah setahun lebih usia blog ini kami, terus berupaya menghadirkan berbagai tembang yang diharapkan banyak pihak, walaupun terkadang tidak semua dapat dipenuhi, Hal ini diakibatkan terbatasnya koleksi yang kami miliki dan kesibukan pekerjaan juga ikut mempengaruhi, bahkan pernah beberapa bulan tidak dapat meng-upload satu tembangpun. Usaha lain yang kami lakukan di samping terus berupaya menghadirkan tembang-tembang lainnya adalah berusaha semaksimal mungkin memperbagus penampilan blog dan guna mempermudah pengunjung dalam menemukan apa yang mereka cari. Namun yang lebih membanggakan hati kami adalah support dan perhatian dari penggemar dalam memaknai kehadiran blog ini dan mengambil manfaat darinya, semoga usaha yang kami lakukan ini walaupun tidak dapat memuaskan semuanya, dapat sedikit mengobati kerinduan para pencinta musik gambus akan musik kesayangan dan hobby indra pendengaran. Bukan dengan maksud ujub, ria apalagi takabbur (na'udzu billah), berikut kami tampilkan gambaran yang telah mengunjungi blog ini :
  • Pengunjung Blog ini berdasarkan negaranya
  • Pengunjung Blog ini berdasar Postingan
Mudah-mudahan usaha yang kami lakukan ini dapat diikuti oleh rekan-rekan lainnya. Dan kami selalu berharap ada orang yang menginformasikan kepada kami di mana memperoleh koleksi klasik Irama Padang Pasir. Yakinlah bahwa yang mempunyai hobby sama seperti kita masih sangat banyak dan saling sharing dari kita semua menjadi sesuatu yang didambakan.

Tanggapan:

4 komentar:

  1. "Irama lagu-lagu ini adalah tembang yang sangat berarti penuh kenangan semasa remaja hingga dewasa selama dalam asuhanan kedua ayah dan mama, menangis dan menetes air mata bila mengenang masa lalu mendengarkan lagu lagu yang sangat syahdu, merdu penuh kata-kata nasehat,kata-kata yang membawa dan menjaga diri pada kebaikkan, meski pun kini telah banyak yang pergi meninggalkan diri saya, Aim.Ayah, Alm/h Mama, Atok, Nenek, Enyan/orang tua Atok dan Nenek, bahkan yang sangat baru sekali adik kandung saya yang paling bungsu, mereka telah mendahului saya, kini saya di perantauan hanya membawa diri bersama hidup keluarga kecil yang saya bina semasa 10 tahun diperantauan Batam Island, semoga banyaklah yang mewarisi sifat, watak, budi pekerti, Ahlaq mulia generasi anak-anak Melayu Deli, Melayu Asahan, Mandailing,yang pasti generasi anak-anak medan...Aamiin Ya Rabbal'Alamiinn."

    BalasHapus
  2. "Mengenang Lagu Nasida Ria terkenang masa Bapak Syahril sebagai juri Lomba Group Nasid, sekaligus sebagai pembina putra-putri Medan Barat yang semasa itu menjuarai untuk seluruh Kecamatan Kota Medan, pada saat itu saya berada dibawah pembinaan KK Sutikno dan HS. Sugiarto mewakili dari Kec. Medan Labuhan pada masa itu kami semua nya perdana untuk menjadi putra penabuh alat-alat Nasid tersebut, Karena binaan yang penuh keyakinan Atas aransment irama yang diciptakan oleh KK Sutikno masa itu Tinggal Di Pertamina Pekan Labuhan Alhamdulilah Kami mendapatkan Juara III, Kemudian Menjuarai Lomba Takbir di Lapangan Merdeka Medan Kami Juara I, Alhamduillah itu memory hidup yang tak akan dapat terlupakan.

    BalasHapus
  3. "Bangkitkan Kembali Kobarkan Kembali Gambus - Irama Padang Pasir yang tak pernah musnah ditelan alam semesta karena itu adalah lagu dan syair yang Mulia Allah pun Kan MeRidoi Nya...Aamiin Yaa Rabb".

    BalasHapus
  4. "Mengenang Lagu Nasida Ria terkenang masa Bapak Syahril sebagai juri Lomba Group Nasid, sekaligus sebagai pembina putra-putri Medan Barat yang semasa itu menjuarai untuk seluruh Kecamatan Kota Medan, pada saat itu saya berada dibawah pembinaan KK Sutikno dan HS. Sugiarto mewakili dari Kec. Medan Labuhan pada masa itu kami semua nya perdana untuk menjadi putra penabuh alat-alat Nasid tersebut, Karena binaan yang penuh keyakinan Atas aransment irama yang diciptakan oleh KK Sutikno masa itu Tinggal Di Pertamina Pekan Labuhan Alhamdulilah Kami mendapatkan Juara III, Kemudian Menjuarai Lomba Takbir di Lapangan Merdeka Medan Kami Juara I, Alhamduillah itu memory hidup yang tak akan dapat terlupakan.

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan Anda dan semoga lagu yang kami posting di sini dapat membawa manfaat khususnya dalam meniti hidup dan kehidupan yang semakin tidak menentu sekarang ini... !

 
.....:: “DRA. HJ. NUR ASIAH DJAMIL TELAH MENINGGALKAN DUNIA FANA INI. MARI SAMA-SAMA KITA BERDO'A KEPADA ALLAH SWT SEMOGA ALMARHUMAH DITEMPATKAN DI SYURGA-NYA, AMIN YA RABBAL 'ALAMIN :: ...........